5 Tempat Kuliner Wajib Kunjungi di Palembang Saat Nonton Asian Games

Selain pempek, Palembang juga punya aneka makanan khas lain yang tak kalah lezat dan otentik. Saat berkunjung ke Palembang jelang ASIAN GAMES 2018, saya pun berkeliling Palembang untuk mencari makanan enak lain di ibu kota Sumatera Selatan ini.


By admin
Aug 10,2018 16:56:55

Sekalipun sudah dinobatkan sebagai kota pempek, namun ini tak berarti Anda hanya bisa makan pempek di Palembang. Selain pempek, Palembang juga punya aneka makanan khas lain yang tak kalah lezat dan otentik. Saat berkunjung ke Palembang jelang ASIAN GAMES 2018, saya pun berkeliling Palembang untuk mencari makanan enak lain di ibu kota Sumatera Selatan ini.

Ada sejumlah tempat kuliner lain yang wajib dicicip di sana.

Berikut ini adalah lima tempat kuliner yang wajib Anda coba ketika berada di ibukota Sumatera Selatan tersebut:


1. Harum Sari

Tempat yang terletak di samping Hotel Horison Palembang ini lebih terkenal dengan Kopi Bo Eng, tapi sebenarnya nama 'resminya' ini Harum Sari. Sintha Valetina, anak sang pemilik mengungkapkan bahwa Bo Eng adalah nama panggilan sang ayah sekaligus pemilik restoran tersebut. "Nama toko kopi ini dulu Jong Pang dalam bahasa Mandarin yang artinya 'Selamanya Wangi'. Karena ketika itu tidak boleh pakai bahasa Mandarin, papa saya ubah nama jadi Harum Sari. Tapi lebih beken lagi Kopi Bo Eng," kata Sintha kepada CNNIndonesia.com. Kopi susu jadi menu andalan di sana. Kopi yang dipakai adalah kopi Semendo, asli Sumatera Selatan.

Satu gelas kopi hitam dihargai Rp9 ribu, sedangkan kopi susu Rp11 ribu. Selain kopi, Harum Sari menjual telor setengah matang, makanan khas Palembang seperti lontong, laksa, dan bubur ayam khas Palembang. Bubur ayam Palembang ini sedikit berbeda dengan bubur ayam lainnya yang punya kuah berwarna kuning seperti kuah opor.

Bubur ayam Palembang sendiri memiliki sarna kuah yang agak gelap namun tak sepekat kuah cuko pempek.Harum Sari buka setiap hari dari pukul 05.30 sampai 14.00. Meski begitu, kadang-kadang toko ini tutup pada Sabtu atau Minggu untuk istirahat.


2. Rumah Makan Sri Melayu

Tempat ini sangat direkomendasikan bagi pelancong yang suka makan ikan. Sebab, menu andalan di restoran ini adalah Pindang Patin. Pindang patin juga merupakan salah satu makanan khas dari Palembang, selain pempek. Restoran ini terletak di Jalan Damang Lebar Daun No.1. Tempat makan tersebut buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Rumah Makan Sri Melayu menyediakan 27 pilihan makanan dan 16 pilihan minuman. Bila Anda berkesempatan ke sana, menu yang wajib Anda pesan adalah pindang.

Pindang merupakan ikan yang digarami dan dibumbui kemudian diasapi atau direbus sampai kering agar dapat tahan lama. Di Rumah Makan Sri Melayu, terdapat empat pilihan pindang.Beberapa pilihan pindang yang tersedia di sana adalah Pindang Patin, Pindang Tulang, Pindang Udang, Pindang Baung dan Pindag Salai. Harganya beragam, namun untuk Pindang Patin yang jadi andalan dihargai Rp35 ribu untuk satu porsi. Untuk minumannya, pihak restoran merekomendasikan Es Kacang Merah seharga Rp20 ribu.


3. Mi Celor 26 Ilir H. Syafei

Makanan ini tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Palembang. Mie Celor 26 Ilir H. Syafei terletak di Jalan Merdeka No.54. Sama seperti mi pada umumnya, mi di sini berbahan dasar terigu. Mi ini memiliki bentuk khas dan sedikit berbeda dengan mi instan. Mie Celor 26 Ilir H. Syafei berukuran sedikit tebal dan besar, serta bertekstur lembut. Bumbu khas Mie Celor 26 Ilir H. Syafei membuat masakan ini semakin lezat disantap.

Masyarakat Palembang kerap kali memakan masakan ini dengan siraman kuah kaldu yang dicampur santan dan udang kering. Ini menyebabkan tekstur mi tampak kental dan lengket ketika dimakan. Makanan ini juga biasanya dilengkapi dengan taburan bawang goreng. Selain itu, ada juga daun seledri cincang dan irisan telur rebus. Satu porsi Mie Celor 26 Ilir H. Syafei dihargai 15 ribu saja. Restoran itu buka pada 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.


4. Martabak HAR

Martabak HAR memiliki banyak cabang di Palembang, salah satunya di Jalan Inspektur Marzuki sebrang Amaris Hotel. Martabak HAR hanya menyediakan satu jenis martabak yakni martabak asin. Tidak ada martabak manis di sana. Kendati begitu, pilihan martabak asin di Martabak HAR cukup bervariasi yakni martabak telur ayam, telur bebek, sayur, daging sapi, daging kambing, dan spesial.

Seluruh martabak asin itu disajikan dengan kuah kari khas Martabak HAR. Lantaran setiap martabak asin disajikan dengan kuah kari, maka rasanya seperti menyantap roti canai telur dengan kari. Jika Anda tidak terbiasa makan martabak asin dengan kari, pihak restoran juga menyediakan bumbu kecap asin dengan cabe rawit. Harga Martabak HAR di sana bervariasi mulai dari Rp18 ribu sampai Rp45 ribu. Selain martabak, restoran ini juga menyediakan berbagai pilihan nasi minyak dan roti. Martabak HAR di Jalan Inspektur Marzuki buka dari pukul 05.00 WIB hingga 00.00 WIB.


5. Lorong Basah Culinary Night

Lorong Basah Culinary Night merupakan salah satu destinasi wisata baru yang dibuat untuk menyambut Asian Games 2018 yang berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Tempat ini terletak di Pasar 16 Ilir, dibuka selepas Maghrib hingga tengah malam. Tempat makan ini dibuat dengan memanfaatkan lorong antar ruko. Dinas pariwisata setempat kemudian memasang lampu sepanjang jalan tersebut agar terlihat menarik.

Sebelum ditata tempat ini adalah jalanan tempat berjualan pedagang kaki lima. Pengunjung dapat datang ke sana lewat Jalan Mesjid Lama. Hati-hati jika datang ke sana lantaran lampu jalan di sekitaran lingkungan tersebut tidak terlalu terang. Belum lagi waria yang kerap terlihat nongkrong di pinggir jalan. Puluhan jenis makanan dan minuman tersedia di lorong sepanjang sekitar 180 meter itu. Harganya pun variatif mulai dari ribuan hingga puluhan ribu rupiah

Sumber : www.cnnindonesia.com